Lompat ke isi

Laravel Controller: Perbedaan antara revisi

Dari SiapdigitalWiki
Baris 3: Baris 3:


==Cara Membuat Controller==  
==Cara Membuat Controller==  
Cara membuat controller di laravel ada 2 cara yaitu dengan cara manual membuat file di controller sendiri di path
Di Laravel, terdapat dua cara untuk membuat controller yaitu dengan cara manual membuat file di controller sendiri di path
  app/Http/Controllers/About.php
  app/Http/Controllers/About.php
Atau dengan menuliskan Perintah di Terminal  
Atau dengan menuliskan Perintah di Terminal  
  php artisan make:controller About
  php artisan make:controller About
==Menulis Code Controller==
Setelah controller berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah menuliskan kode di dalamnya.
Contoh kode controller:
<?php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;
class About extends Controller
{
    //
    public function index(){
        return 'Ini halaman about dari controller';
    }
}
==Penjelasan==
Controller pada Laravel berfungsi sebagai penghubung antara route dan logic aplikasi.
Ketika user mengakses sebuah URL, route akan mengarahkan request tersebut ke controller yang sesuai,
lalu controller akan memprosesnya dan mengembalikan response.
Pada contoh di atas:
* '''namespace App\Http\Controllers;''' 
Menunjukkan bahwa class berada di dalam folder Controllers.
* '''class About extends Controller''' 
Membuat class bernama About yang mewarisi (extend) fitur dari class dasar Controller bawaan Laravel.
* '''public function index()''' 
Method ini berfungsi untuk menangani request. Biasanya method index() digunakan untuk menampilkan halaman utama dari suatu controller.
* '''return 'Ini halaman about dari controller';''' 
Mengembalikan response berupa teks sederhana ke browser.
Dengan demikian, controller bertugas menerima request dari route, menjalankan logic yang dibutuhkan,
lalu mengirimkan hasilnya kembali ke user.

Revisi per 14 Februari 2026 07.55

Apa itu Laravel Controlelr

Controller adalah komponen yang berfungsi untuk menangani dan meresponse request dari pengguna sebelum mengembalikan response. Dan Controller berfungsi sebagai penghubung antara penghubung antara Route dan logika aplikasi.

Cara Membuat Controller

Di Laravel, terdapat dua cara untuk membuat controller yaitu dengan cara manual membuat file di controller sendiri di path

app/Http/Controllers/About.php

Atau dengan menuliskan Perintah di Terminal

php artisan make:controller About

Setelah controller berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah menuliskan kode di dalamnya. Contoh kode controller:

<?php

namespace App\Http\Controllers; 

use Illuminate\Http\Request;

class About extends Controller
{
    //
    public function index(){
        return 'Ini halaman about dari controller';
    }
}

Penjelasan

Controller pada Laravel berfungsi sebagai penghubung antara route dan logic aplikasi. Ketika user mengakses sebuah URL, route akan mengarahkan request tersebut ke controller yang sesuai, lalu controller akan memprosesnya dan mengembalikan response.

Pada contoh di atas:

  • namespace App\Http\Controllers;

Menunjukkan bahwa class berada di dalam folder Controllers.

  • class About extends Controller

Membuat class bernama About yang mewarisi (extend) fitur dari class dasar Controller bawaan Laravel.

  • public function index()

Method ini berfungsi untuk menangani request. Biasanya method index() digunakan untuk menampilkan halaman utama dari suatu controller.

  • return 'Ini halaman about dari controller';

Mengembalikan response berupa teks sederhana ke browser.

Dengan demikian, controller bertugas menerima request dari route, menjalankan logic yang dibutuhkan, lalu mengirimkan hasilnya kembali ke user.